7 Satelit Milik Indonesia yang Masih Mengorbit - Jelajahi Dunia Tanpa Batas

Post Top Ad

Responsive Ads Here

7 Satelit Milik Indonesia yang Masih Mengorbit

Share This
Peluncuran-Satelit

Apakah kalian mengetahui satelit palapa Hmmm... Ya pasti kalian pasti sudah tahu, itu adalah satelit yang bisa di banggakan oleh indonesia. Tapi bukan itu saja sekarang sudah ada 7 satelit indonesia yang mengorbit di luar angkasa loh, ayo simak di bawah ini.

1. Telkom 3S

Satelit Indonesia paling baru yang berhasil mengorbit sejak tanggal 15 Februari 2017 ini adalah milik Telkom Indonesia. Satelit Telkom 3S ini diluncurkan di Guiana Space Center, Kourou, Guyana Prancis. Satelit ini rencananya akan membantu meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia. Satelit Telkom 3S ini rencananya akan meningkatkan kualitas siara televisi berkualitas tinggi, layanan komunikasi seluler, komunikasi bisnis, jaringan ATM, dan broadband internet. Satelit yang dimiliki Indonesia ini rencananya akan sukses mengorbit 23 Februari 2017.

Telkom-3S
wikipedia.com

2. BRIsat

Perusahaan yang bergerak di sektor perbankan, Bank Rakyat Indonesia atau BRI, mencetak sejarah baru pada pertengahan 2016 lalu. Kala itu mereka jadi perusahaan bank pertama di dunia yang meluncurkan dan mengoperasikan satelit, yang kelak diberi nama BRISat.
Satelit BRISat yang berbobot 3.500 kilogram ini diproduksi oleh Space Systems/Loral (SSL), dengan peluncurannya difasilitasi oleh Arianespace melalui roket Ariane 5 ECA yang diluncurkan di Guiana Space Center, Guyana Prancis.

Satelit model LS-1300 ini membawa 9 transponder Ku-Band dan 36 C-Band transponder. Semuanya itu digunakan untuk memberikan peningkatan keamanan komunikasi perbankan untuk lebih dari 10.600 cabang operasional, serta 237.000 saluran outlet elektronik dan 53 juta pelanggan di seluruh Tanah Air.

BRISat yang mengorbit di slot orbit 150 bujur timur ini diklaim memiliki masa hidup selama 15 tahun lebih untuk melayani kebutuhan BRI dalam melakukan operasional perbankan.

BRIsat
http://www.arianespace.com/

3. Indostar II

Satelit Indonesia milik MNC Sky Vision diluncurkan pada Mei 2009 lalu di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan. Satelit ini diluncurkan setelah satelit Indostar I habis masa orbitnya. Indostar II membawa 22 transponder Ku-Band dan 10 trasnponder S-Band untuk memberikan jaringan penyiatan DTH atau direct to home. Satelit Indostar II ini juga diluncurkan dengan memperkuat jasa telekomunikasi dan internet broadband.

Indostar-II
http://space.skyrocket.de/

4. Lapan A2

Ternyata Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) juga pernh merakit satelit Indonesia loh. Satelit LAPAN A2 adalah saterlit terbaru yang sudah berhasi dirakit oleh LAPAN tapi sayangnya peluncurannya belum bisa di Indonesia. LAPAN A2 diluncurkan pada September 2015 di Sriharikota, India. LAPAN A2 punya misi untuk melakukan pengamatan bumi, pemantauan kapal dan komunikasi radio amatir. Satelit buatan LAPAN ini juga dilengkapi dengan Automatic Packer Reporting System yang bisa mendukung komunikasi untuk penangan bencana.

Lapan-A2
https://amsat-uk.org

5. Telkom 2

Satelit Telkom 2 diluncurkan pada 16 November 2005 sudah habis masa orbitnya dan sekarang digantikan oleh Telkom 3S yang baru diluncurkan tahun ini. Satelit Telkom 2 ini juga dimiliki oleh Telkom Indonesia yang fungsinya menyediakan layanan TV, telepon, dan Internet di wilayah Indonesia, Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Telkom-2
http://www.satelitindonesia.com

6. Lapan A3

Beberapa bulan setelah peluncuran satelit LAPAN A2, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional kembali meluncurkan satelit generasi selanjutnya, LAPAN A3. Satelit digarap bersama dengan Institut Pertanian Bogor.

Seperti halnya A2, LAPAN A3 juga diluncurkan di Srihari kota, India, dengan menumpang roket PSLV C-34 milik India pada 22 Juni 2016. Satelit memiliki misi untuk bantu mengidentifikasi kapal pencuri ikan.

Untuk melakukan misi tersebut, LAPAN A3 yang berbobot 115 kilogram dan berdimensi 50 x 57,4 x 42,4 centimeter ini mengusung resolusi multispektral (4-band) dan sebuah kamera digital.
Kendati masih menggunakan komponen impor, satelit dibuat murni di dalam negeri dan memakai komponen dalam negeri berupa star censor dan reaction wheel.

Lapan-A3
Foto/Lapan

7. Palapa D

Palapa D atau bisa disebut dengan Palada D1 merupakan satelit komunikasi geostationer yang dioperasikan oleh Indosat. Ini merupakan satelit pengganti dari Palapa C2 yang sebelumnya mengorbit lebih dulu.

Indosat menunjuk Thales Alenia Space sebagai perakit satelit Palapa D, dengan dasar menggunakan platform tipe Spacebus-4000B3. Satelit memiliki bobot 4.100 kilogram dan daya elektrik mencakup 6 kilo watt.

Satelit dibawa ke luar angkasa dengan roket Long March CZ-3B di area peluncuran milik Xichang Satellite Launch Center yang berlokasi di China pada 31 Agustus 2009.

Palapa D membawa kapasitas total 40 transponder yang di antaranya terdiri dari 24 standar C-Band, 11 extended C-Band serta 5 Ku-Band. Transponder tersebut sanggup mencapai wilayah Indonesia, Asean, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Australia.

Beberapa jam setelah peluncuran, roket yang membawa satelit Palapa D mengalami gangguan sehingga satelit sempat keluar dari posisi orbit yang seharusnya yaitu 113 bujur timur. Kondisi tersebut membuat umur satelit berkurang menjadi 10 tahun, dari yang sebelumnya ditargetkan 15 tahun.

Palapa-D
http://carasetting99.blogspot.co.id

Baca juga apa itu satelit dan orbit klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages